Minggu, 15 Maret 2020

Prioritaskan yang terbaik untuk yang paling pasti

Apakah saya sudah punya prioritas untuk di kerjakan? Apakah yang saya prioritaskan sudah tepat? Terkadang kita sudah memegang prinsip yang kuat dan bekerja keras untuk apa yang kita anggap paling penting tapi akhirnya terasa sia sia.

Prioritas seorang ksatria

Hidup ini akan terasa hampa jika tak di isi dengan perjuangan. Bahkan jika kita ini seorang yang kaya raya memiliki banyak hartà yang tàk habis hinga ribuàn tàhun tetap terasa hampa jika tidak ada pergerakan yang kita lakukan. Lalu apa yang layak di perjuangkan?

Dari sini mari kita sejenak berfikir dengan kemampuan terbaik dari otak kita, soal apa yang paling layak untuk di perjuangkan? Apa yang paling layak kita perjuangkan adalah apa yang terbaik untu menghadapi masalah yang pasti terjadi. itu adalah apa yang sudah menjadi tanggung jawab kita.

Apakah saya sudah punya prioritas?

Tanyakan itu pada diri mu, anda bisa menemukan jawaban dengan intropeksi diri. Tentang apa yang sudah anda kerjakan selama ini. Apa yang anda kejar kejar selama masih hidup. Apa dan siapa yang paling kamu perjuangkan dalam hidupmu.

Ada yang menghabiskan waktunya untuk menuntut ilmu dan beribadah. Ada yang menghabiskan waktunya untuk bersenang senang. Ada yang menghabiskan waktunya untuk bekerja keras demi mengumpulkan harta dan jadi kaya. Ada yang habiskan waktunya untuk iri pada orang yang lebih dalam segala hal. Ada yang menghabiskan waktunya untuk egonya.

Pada dasarnya manusia memiliki keinginan yang tak jauh berbeda. Meski begitu manusia memiliki keunikan masing masing dalam prinsip hidup menentukan prioritas untuk menghabiskan waktunya.

Prinsip hidup seseorang biasanya di temukan dalam perjalanan menempuh waktu hidupnya. Prinsip dan keyakinan manusia sangat dipengaruhi oleh pendidikan, lingkungan dan keluarga. Terbentuk oleh perkataan dan perilaku orang yang ada di sekitarnya.



Add Comments


EmoticonEmoticon